Monday, October 8, 2012
Jangan Kebanyakan Membungkuk Kalau Tak Mau Gampang Depresi
Info sehat - Jakarta, Depresi bisa datang tiba-tiba. Gejala-gejala seperti stres, tertekan, sedih dan sangat tak bersemangat bisa muncul secara bertahap. Seringkali gangguan ini menjebak dan membuat orang jadi tidak produktif. Untuk meringankannya, ada cara yang sangat sederhana.
Melakukan postur tubuh tertentu ternyata dapat memperbaiki suasana hati. Sebuah penelitian yang dilakukan Erik Peper dari San Francisco State University dan Mei Lin dari Taiwan Kaohsiung Medical University menunjukkan bahwa duduk tegak saja sudah dapat membantu meringankan gejala depresi.
Penelitian yang dimuat jurnal Biofeedback ini melibatkan 73 orang perempuan dan 37 orang laki-laki. Sebagian besar di antaranya masih muda dengan usia rata-rata 23,7 tahun. Semua peserta diminta menilai rasa depresi yang dialami beberapa tahun yang lalu.
Para peserta juga diminta menceritakan depresi yang dialami, apakah kronis atau situasional. Keseratus peserta tersebut dipisahkan menjadi 2 kelompok yang melakukan 2 gerakan. Kelompok pertama diminta melakukan gerakan berjalan dengan postur membungkuk, sedangkan kelompok lainnya melakukan gerakan mengayunkan kaki dan tangan berlawanan serta menengadahkan kepala ke atas.
Setelah melakukan postur tersebut, para peserta diminta menilai tingkat perasaan bahagia dan semangatnya. Pada kelompok yang berjalan membungkuk, kebanyakan peserta justru jadi makin tidak bersemangat. Tapi sebaliknya, kelompok yang mengayunkan kaki dan tangan berlawanan justru semakin bersemangat.
"Hampir semua peserta mengaku bahwa mengayunkan lengan dan kaki secara berlawanan membuat perasaan lebih energik, bahagia, positif, atau membangkitkan kenangan masa kecil yang bahagia. Peserta yang membungkuk lebih sering merasa sedih, kesepian, terisolasi, mengantuk, disertai rasa hanya ingin duduk," kata Lin seperti dilansir Medical Daily, Selasa (9/10/2012).
Lin berpendapat bahwa melakukan gerakan ini bisa jadi lebih efektif dibandingkan antidepresan untuk mengatasi depresi. Nyatanya, banyak orang yang menghabiskan waktunya membungkuk di depan komputer, televisi, dan video game. Oleh karena itu, postur membungkuk harus dihindari jika tak ingin depresi.
"Bisa jadi penurunan aktivitas fisik dan meningkatnya perilaku duduk membungkuk adalah faktor-faktor yang berkontribusi terhadap peningkatan kasus depresi secara signifikan selama 50 tahun terakhir," imbuh Lin.
Teori Lin ini bisa jadi keliru. Meskipun demikian, tidak ada salahnya mencoba melakukan gerakan mengayunkan lengan berlawanan sambil menengadah ketika pikiran merasa penat dan jenuh untuk mengusir depresi jauh-jauh.
(pah/ir)
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment